Emas Putih 925 Asli atau Palsu? Kenali Arti Kode 925 dan Cara Mengeceknya

Menemukan cap 925 pada perhiasan tidak berarti perhiasan tersebut terbuat dari emas 92,5%. Angka 925 umumnya merupakan penanda sterling silver, yaitu logam dengan kandungan perak sebesar 92,5%. Lalu, mengapa ada perhiasan yang disebut emas putih

Written by: Tim Finansial

Published on: Agustus 23, 2026

Menemukan cap 925 pada perhiasan tidak berarti perhiasan tersebut terbuat dari emas 92,5%. Angka 925 umumnya merupakan penanda sterling silver, yaitu logam dengan kandungan perak sebesar 92,5%.

Lalu, mengapa ada perhiasan yang disebut emas putih 925? Istilah tersebut sering digunakan untuk menyebut perhiasan berbahan perak 925 yang memiliki lapisan atau tampilan berwarna putih mengilap. Karena itu, penting memahami arti kode 925 sebelum membeli atau menjual perhiasan.

Apa Itu Emas Putih 925?

Kode 925 pada perhiasan umumnya menunjukkan sterling silver dengan kandungan perak sebesar 92,5%. Sisanya, sekitar 7,5%, biasanya terdiri dari logam lain yang ditambahkan untuk membuat perak lebih kuat dan cocok digunakan sebagai bahan perhiasan.

Berbeda dengan emas putih, angka 925 bukan penanda kadar emas. Kadar emas biasanya dinyatakan menggunakan satuan karat atau angka kadar tertentu, seperti 18K atau 750.

Jika sebuah produk disebut emas putih 925, sebaiknya periksa kembali keterangan produknya. Bisa saja perhiasan tersebut merupakan perak 925 dengan lapisan emas, perak 925 dengan lapisan rhodium, atau sekadar menggunakan istilah pemasaran untuk menggambarkan warnanya.

Jenis Perhiasan Berkode 925

Tidak semua perhiasan dengan cap 925 memiliki tampilan dan lapisan yang sama. Beberapa jenis yang umum ditemukan antara lain:

  • Gold vermeil merupakan sterling silver yang dilapisi emas dengan standar ketebalan tertentu.
  • Gold plated silver menggunakan sterling silver sebagai bahan dasar dan memiliki lapisan emas yang lebih tipis. Lapisan tersebut dapat mengalami keausan seiring pemakaian.
  • Sterling silver polos tidak memiliki lapisan emas. Warna alaminya cenderung putih keperakan dan dapat mengalami perubahan warna atau kusam seiring waktu.

Karakteristik Perhiasan 925

Berikut ini adalah beberapa karakteristik perhiasaan dengan kode 925 yang perlu kamu ketahui sebelum membeli:

1. Berwarna Putih Keperakan

Sterling silver memiliki warna putih keperakan alami. Jika diberi lapisan tertentu, permukaannya dapat terlihat lebih cerah dan berkilau.

Pada perhiasan berlapis, tampilan permukaan dapat berubah ketika lapisan tersebut mulai mengalami keausan.

2. Harganya Lebih Terjangkau

Karena bahan utamanya adalah perak, perhiasan 925 umumnya memiliki harga material yang lebih rendah dibandingkan perhiasan emas dengan berat dan desain yang sebanding.

Namun, harga akhir sebuah perhiasan tidak hanya ditentukan oleh kadar logam. Desain, merek, batu permata, pengerjaan, dan jenis lapisan juga dapat memengaruhi harga.

3. Dapat Berubah Warna

Sterling silver dapat mengalami tarnish, yaitu perubahan warna menjadi lebih kusam atau kehitaman. Proses ini berkaitan dengan reaksi pada permukaan perak dengan senyawa tertentu di lingkungan, termasuk senyawa sulfur.

Perubahan warna tersebut tidak otomatis berarti perhiasan palsu. Perhiasan perak asli pun dapat mengalami tarnish.

4. Lebih Mudah Tergores

Perak memiliki sifat yang relatif lebih lunak dibandingkan beberapa logam yang digunakan pada perhiasan. Karena itu, permukaan sterling silver dapat mengalami goresan apabila sering bergesekan dengan benda lain.

Untuk perhiasan berlapis, goresan juga dapat mempercepat ausnya lapisan permukaan.

5. Bisa Menimbulkan Reaksi pada Kulit Sensitif

Reaksi pada kulit tidak selalu disebabkan oleh peraknya. Sterling silver mengandung sekitar 7,5% logam lain, dan jenis logam campuran yang digunakan dapat berbeda.

Jika kulit mudah mengalami reaksi terhadap logam, periksa komposisi produk atau tanyakan kepada penjual mengenai material yang digunakan sebelum membeli.

Baca Juga:

Cara Membedakan Kode 925 dengan Emas Putih

Ada beberapa hal yang dapat diperiksa ketika menemukan perhiasan dengan cap 925.

1. Periksa Kode Kadar

Angka 925 umumnya menunjukkan sterling silver. Sementara itu, emas dapat menggunakan penanda kadar seperti 750 untuk emas 18 karat.

Namun, cap saja tidak cukup untuk memastikan keaslian logam karena tanda tersebut dapat dipalsukan atau digunakan secara tidak tepat.

2. Perhatikan Material

Periksa deskripsi produk, kemasan, atau sertifikat yang diberikan. Pastikan keterangan mengenai bahan dasar, kadar logam, dan jenis lapisan dijelaskan secara jelas.

3. Perhatikan Perubahan Permukaan

Perhiasan perak dapat mengalami tarnish, sedangkan perhiasan berlapis dapat mengalami keausan pada lapisan permukaannya.

Namun, perubahan warna juga dipengaruhi oleh lingkungan dan cara pemakaian sehingga tidak dapat dijadikan satu-satunya metode untuk menentukan keaslian.

4. Jangan Menjadikan Bobot sebagai Patokan

Emas memiliki densitas yang lebih tinggi daripada perak sehingga pada ukuran dan desain yang sama, emas umumnya terasa lebih berat. Namun, ukuran, konstruksi, dan desain perhiasan dapat membuat perbandingan bobot menjadi tidak akurat.

5. Lakukan Pengujian

Jika nilai perhiasannya cukup tinggi dan anda ingin memastikan kandungan logamnya, cara yang lebih tepat adalah meminta pemeriksaan kepada toko perhiasan atau penguji logam yang memiliki peralatan dan metode pengujian yang sesuai.

Jadi, tidak ada satu cara sederhana di rumah yang dapat menjamin keaslian hanya dengan melihat warna, cap, atau bobot perhiasan.

Cara Merawat Emas 925 agar Tetap Awet

Berikut ini adalah cara merawat emas putih 925 yang bisa kamu lakukan:

1. Simpan di Tempat Kering

Simpan perhiasan dalam kotak atau pouch yang bersih dan kering. Jika memungkinkan, simpan setiap perhiasan secara terpisah untuk mengurangi gesekan.

2. Hindari Kontak dengan Air

Lepaskan perhiasan sebelum mandi, berenang, atau melakukan aktivitas yang membuatnya terkena banyak air dan bahan kimia.

Klorin, air laut, produk pembersih, parfum, dan kosmetik tertentu dapat memengaruhi permukaan perhiasan atau mempercepat keausan lapisan pada perhiasan berlapis.

3. Gunakan Parfum dan Lotion Sebelum Memakai

Jika menggunakan parfum atau lotion, beri waktu agar produk tersebut meresap dan mengering sebelum mengenakan perhiasan. Cara ini membantu mengurangi kontak langsung antara bahan kimia dari produk perawatan tubuh dengan permukaan perhiasan.

4. Bersihkan dengan Kain Lembut

Gunakan kain lembut untuk membersihkan permukaan perhiasan setelah digunakan. Untuk perhiasan berlapis, hindari menggosok permukaan terlalu keras karena dapat mempercepat keausan lapisan.

Jika membutuhkan pembersihan lebih lanjut, ikuti petunjuk perawatan dari produsen atau penjual.

5. Hindari Bahan Pembersih yang Agresif

Cairan kimia keras, bahan abrasif, atau metode pembersihan tertentu dapat merusak permukaan perhiasan, terutama pada produk yang memiliki lapisan tipis.

Karena itu, jangan menggunakan metode pembersihan tertentu hanya karena metode tersebut aman untuk jenis perhiasan lain. Periksa terlebih dahulu material dan jenis lapisan perhiasan.

Kode 925 pada perhiasan umumnya menunjukkan sterling silver dengan kandungan perak sebesar 92,5%, bukan kadar emas 92,5%. Karena itu, perhiasan dengan cap 925 tidak dapat langsung dianggap sebagai emas putih.

Istilah “emas putih 925” juga perlu diperiksa lebih lanjut karena dapat digunakan untuk menyebut berbagai jenis perhiasan berbahan perak yang memiliki lapisan atau tampilan tertentu.

Itulah pembahasan singkat dari Ruang Finansial tentang emas putih. Jika ingin membeli perhiasan dengan kode 925, jangan hanya melihat cap pada bagian dalamnya. Periksa material yang dicantumkan, jenis lapisan, reputasi penjual, serta dokumen pendukungnya.

Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan referensi mengenai standar sterling silver dan informasi dari sumber terkait, bukan berdasarkan pengujian laboratorium terhadap produk tertentu

Referensi:

Raja Emas Indonesia. “Mengenal Emas Putih 925, Ciri-Ciri, dan Cara Merawatnya.” Raja Emas Indonesia, https://rajaemasindonesia.co.id/emas-putih-925/. Diakses 15 Agustus 2026.

Widiarko, Iqbal. “Kode Emas Putih S925 Asli atau Palsu? Cek Ulasannya.” IDXChannel, 29 Apr. 2025, https://www.idxchannel.com/market-news/kode-emas-putih-s925-asli-atau-palsu-cek-ulasannya/all. Diakses 15 Agustus 2026.

Tinggalkan komentar

Previous

Cara Menghitung Spread Emas dalam Persen