Penyebab Emas Berubah Warna Merah, Apakah Tanda Emas Palsu?

Pernah nggak kamu memperhatikan perhiasan emas kesayangan yang tadinya kuning cerah, lama-lama warnanya berubah jadi kemerahan? Banyak orang langsung panik dan mengira emasnya palsu atau rusak. Padahal, perubahan warna ini punya penjelasan ilmiah yang cukup

Written by: Michael Liuw

Published on: Juli 11, 2026

Pernah nggak kamu memperhatikan perhiasan emas kesayangan yang tadinya kuning cerah, lama-lama warnanya berubah jadi kemerahan? Banyak orang langsung panik dan mengira emasnya palsu atau rusak. Padahal, perubahan warna ini punya penjelasan ilmiah yang cukup sederhana.

Emas memang dikenal sebagai logam yang tahan karat dan tidak mudah bereaksi dengan udara. Tapi kenyataannya, perhiasan emas yang kamu pakai sehari-hari jarang berbentuk emas murni 24 karat.

Supaya lebih kuat dan tahan lama, emas biasanya dicampur dengan logam lain, dan campuran inilah yang sering jadi biang kerok munculnya warna kemerahan.

Di artikel ini, kita akan bahas tuntas kenapa emas bisa berubah warna merah, mulai dari yang memang disengaja sampai yang jadi tanda emas butuh perawatan.

Kenapa Emas Bisa Berubah Warna?

Emas murni atau Aurum (Au) secara alami berwarna kuning dan sangat tahan terhadap reaksi kimia, sehingga tidak mudah berkarat seperti logam lain. Masalahnya, emas murni ini terlalu lunak untuk dibuat perhiasan sehari-hari, jadi produsen mencampurnya dengan logam lain seperti tembaga, perak, atau nikel agar lebih kokoh.

Nah, proses pencampuran inilah yang membuat warna emas bisa bergeser dari kuning aslinya. Semakin banyak porsi logam campurannya (alias semakin rendah kadar karatnya), semakin besar juga kemungkinan warnanya berubah seiring waktu.

Penyebab Emas Berubah Warna Merah

Berikut ini adalah beberapa penyebab emas berubah menjadi warna merah yang perlu kamu ketahui:

1. Kandungan Tembaga dalam Campuran

Ini adalah penyebab paling umum. Emas rose gold dibuat dengan mencampur emas murni bersama tembaga dan sedikit perak untuk menyeimbangkan warnanya. Semakin tinggi kandungan tembaga dalam campuran, semakin merah pula warna yang dihasilkan.

Jadi kalau perhiasanmu memang berjenis rose gold sejak awal dibeli, warna kemerahan itu bukan kerusakan, melainkan ciri khas dari komposisi logamnya.

2. Proses Oksidasi Tembaga di Permukaan

Untuk emas kadar rendah seperti 9K atau 14K yang mengandung banyak tembaga, paparan udara dan kelembapan bisa memicu oksidasi. Saat emas teroksidasi, lapisan tipis senyawa logam seperti tembaga atau perak bisa terbentuk di permukaannya yang membuat warna berubah dari kuning cerah menjadi lebih gelap, kemerahan, atau bahkan kehijauan tergantung logam yang bereaksi.

3. Paparan Bahan Kimia Sehari-hari

Sabun, lotion, parfum, dan produk skincare yang menempel terus-menerus di permukaan perhiasan bisa merusak struktur campuran logam. Jika dibiarkan berlarut-larut, paparan bahan kimia ini bisa membuat warna emas berubah dan kilaunya memudar.

4. Reaksi dengan Keringat

Keringat tubuh punya kandungan asam yang cukup tajam sehingga bisa memicu reaksi kimia pada lapisan logam campuran di permukaan emas. Perhiasan yang dipakai terus-menerus tanpa dilepas, apalagi saat berolahraga, lebih rentan mengalami perubahan warna.

5. Kontak dengan Klorin dan Gesekan

Kontak dengan zat kimia seperti klorin, yang biasa ditemukan di air kolam renang atau cairan pembersih rumah tangga, dapat membuat emas berubah warna menjadi lebih keabu-abuan, kecoklatan, atau kemerahan tergantung komposisi logamnya.

Gesekan saat mencuci baju atau menumpuk perhiasan dalam satu tempat juga bisa mempercepat munculnya perubahan warna.

Baca Juga: Penyebab Kadar Emas Berkurang dan Cara Pencegahannya

Apakah Warna Merah pada Emas Tanda Emas Palsu?

Jawabannya, belum tentu. Kamu bisa mengecek dengan cara berikut:

  • Warna merah muda merata sejak awal beli, kemungkinan besar itu memang rose gold, bukan tanda kerusakan atau kepalsuan.
  • Warna berubah bertahap setelah dipakai lama, ini biasanya tanda oksidasi campuran logam, dan masih bisa diperbaiki dengan dibersihkan.
  • Semakin rendah kadar karat, semakin rentan berubah warna, karena porsi logam campurannya lebih besar dibanding emas 22K atau 24K.

Biasanya, perhiasan emas 14K dan 18K lebih sering mengalami perubahan warna dibanding emas 22K atau 24K karena kandungan logam campurannya lebih tinggi. Kondisi ini umum ditemukan pada perhiasan yang dipakai setiap hari.

Itulah artikel dari Ruang Finansial tentang penyebab warna emas berubah menjadi warna merah. Jadi, perubahan warna kemerahan lebih sering berkaitan dengan kadar dan komposisi campuran logam, bukan otomatis berarti emasnya palsu.

Disclaimer: Artikel ini bertujuan memberikan informasi edukatif mengenai perubahan warna emas berdasarkan sumber tepercaya. Hasil pemeriksaan profesional di toko emas resmi atau laboratorium tetap menjadi acuan terbaik untuk menentukan keaslian emas.

Referensi:

Galeri 24. (2026, July 6). Kenapa emas berubah warna menjadi merah? Ini penyebab dan solusinya! https://www.ecorp.galeri24.co.id/post/kenapa-emas-berubah-warna-menjadi-merah. Diakses pada 11 Juli 2026.

Lovary. (2025, February 17). Mengapa perhiasan emas bisa berwarna putih atau merah muda? Ini penjelasannya! https://lovary.co.id/article/detail/mengapa-perhiasan-emas-bisa-berwarna-putih-atau-merah-muda-ini-penjelasannya.html. Diakses pada 11 Juli 2026.

Author Profile

Michael Liu, M.Ec.Dev adalah analis ekonomi dengan pengalaman lebih dari 7 tahun yang berfokus pada investasi emas, saham, kripto, dan obligasi. Menyajikan analisis pasar berbasis data dan referensi tepercaya untuk membantu memahami peluang dan strategi investasi secara tepat.

Tinggalkan komentar

Previous

Perbedaan Buyback Antam dan Galeri 24, Untung Mana?

Next

Emas Cukim Adalah: Tips Membeli, Kelebihan dan Kekurangan