Banyak orang mengira kadar emas pada perhiasan akan tetap sama selamanya. Padahal, dalam praktiknya, berat emas bisa berkurang seiring waktu. Perlu dipahami, yang umumnya berkurang bukan kadar karat, namun berat fisik emas akibat aus, hilang, atau kerusakan tertentu.
Karena nilai jual emas sangat dipengaruhi oleh berat dan kadarnya, penyimpanan serta perawatan yang tepat menjadi hal penting, terutama jika perhiasan tersebut juga dipertimbangkan sebagai aset investasi.
Penyebab Kadar Emas Berkurang
Berdasarkan informasi dari Treasury dan OCBC Indonesia. Berikut beberapa faktor penyebab kadar emas menurun yang bisa anda hindari agar emas tetap bernilai:
1. Cara Pencucian yang Tidak Tepat
Membersihkan perhiasan emas memang penting agar tetap berkilau. Namun, cara yang keliru justru bisa membuat permukaannya menipis.
Penggunaan bahan kimia keras, sikat berbulu kasar, atau cairan pembersih yang tidak sesuai dapat mengikis lapisan emas, terutama pada perhiasan dengan kadar lebih rendah (misalnya 18K atau 14K yang dicampur logam lain). Jika dilakukan berulang kali, gesekan saat membersihkan bisa menyebabkan penyusutan berat meski dalam jumlah kecil.
Untuk perawatan aman, Anda bisa menggunakan air hangat, sabun lembut, dan kain halus. Hindari cairan pembersih berbahan asam atau pemutih. Jika ragu, lebih baik percayakan pada toko emas profesional untuk proses pembersihan.
2. Bagian Perhiasan Hilang atau Rusak
Setiap bagian perhiasan, baik itu rantai, pengait, atau ornamen kecil sangat berkontribusi pada total berat emas saat pertama dibeli. Jika ada bagian yang patah atau hilang, otomatis berat keseluruhan akan berkurang.
Sebagai contoh, jika satu mata rantai kalung terlepas dan tidak bisa dipasang kembali, maka berat emas yang tersisa menjadi lebih ringan. Ketika dijual kembali, harga buy back akan menyesuaikan berat aktual tersebut.
Karena itu, segera lakukan perbaikan jika ada kerusakan kecil. Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko kehilangan bagian emas.
3. Gesekan Saat Digunakan
Perhiasan emas yang sering dipakai berpotensi mengalami aus akibat gesekan dengan benda lain. Aktivitas fisik seperti olahraga, berkebun, atau pekerjaan berat bisa membuat emas terus bergesekan dengan permukaan keras.
Dalam jangka panjang, gesekan ini dapat mengikis lapisan luar emas, terutama pada cincin atau gelang yang sering bersentuhan langsung dengan benda di sekitar.
Supaya emas tetap aman, kamu bisa melepaskan perhiasan saat olahraga, hindari kontak dengan bahan kimia, serta menyimpan ditempat yang aman. Cara sederhana ini dapat membantu mempertahankan berat dan kualitas emas lebih lama.
Hal yang Dapat Merusak Perhiasan Emas
Selain faktor aus dan gesekan, ada beberapa hal lain yang sering luput dari perhatian tetapi bisa memengaruhi kondisi emas. Berikut beberapa penyebab emas rusak yang perlu diantisipasi.
1. Paparan Zat Kimia seperti Klorin dan Parfum
Kandungan kimia dalam parfum, body lotion, hairspray, hingga cairan pembersih rumah tangga dapat memengaruhi permukaan emas. Zat seperti klorin berpotensi merusak campuran logam dalam perhiasan, sehingga kilau emas perlahan memudar.
Sebagai contoh, biasanya menyemprotkan parfum langsung ke area leher saat masih mengenakan kalung emas dapat membuat residu kimia menempel. Jika terjadi terus-menerus, permukaan emas bisa tampak kusam.
Agar aman, gunakan produk perawatan tubuh terlebih dahulu, tunggu hingga kering, baru kenakan perhiasan.
2. Kotak Penyimpanan Berbahan Besi
Cara menyimpan emas tidak boleh sembarangan. Kotak berbahan besi atau logam keras berisiko menimbulkan korosi dan goresan akibat gesekan.
Sebaiknya simpan perhiasan dalam kotak berlapis kain lembut. Hindari menumpuk semua perhiasan dalam satu tempat tanpa sekat karena gesekan antarperhiasan bisa menyebabkan goresan halus yang mengurangi tampilannya.
3. Paparan Sinar Matahari Berlebihan
Emas memang tidak mudah rusak oleh cahaya, tetapi paparan sinar matahari terus-menerus dalam waktu lama dapat memengaruhi warna dan kilau perhiasan, terutama pada emas campuran.
Menyimpan emas di tempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung bukanlah pilihan ideal. Simpanlah di tempat kering dan teduh agar kualitasnya tetap terjaga.
4. Sering Terkena Air
Menggunakan perhiasan saat berenang, berendam, atau mandi sebaiknya dihindari. Air kolam renang biasanya mengandung klorin, sementara air dengan suhu ekstrem dapat memengaruhi campuran logam dalam emas.
Selain itu, kelembapan yang terus-menerus bisa membuat permukaan emas terlihat kusam. Meskipun tidak langsung merusak kadar karatnya, kondisi ini tetap berdampak pada estetika dan nilai jual kembali.
Cara Merawat Emas agar Tetap Awet dan Berkilau
Setelah memahami faktor-faktor yang bisa merusak emas, langkah berikutnya adalah melakukan perawatan yang tepat. Perawatan sederhana namun konsisten akan membantu menjaga kualitas dan nilai emas dalam jangka panjang.
Hal ini juga menjadi bagian penting dalam memahami cara investasi emas untuk pemula, karena menjaga kondisi fisik emas sama pentingnya dengan strategi membelinya. Oleh sebab itu, berikut ini adalah tips merawat emas yang bisa anda lakukan:
1. Lepaskan Perhiasan Sebelum Beraktivitas
Biasakan melepas perhiasan sebelum mandi, berenang, atau berolahraga. Selain menghindari paparan air dan zat kimia, cara ini juga mencegah risiko benturan atau gesekan berlebih.
Simpan di tempat aman sebelum beraktivitas, lalu kenakan kembali setelah tubuh benar-benar kering.
2. Bersihkan dengan Air Hangat
Untuk menjaga kilau emas, bersihkan secara berkala menggunakan air hangat dan sabun ringan. Gunakan kain lembut atau sikat berbulu halus untuk mengangkat kotoran.
Hindari penggunaan bahan pembersih keras karena dapat merusak lapisan permukaan emas.
3. Simpan di Tempat Aman dan Terpisah
Cara merawat perhiasan emas yang bisa anda lakukan selanjutnya adalah dengan menyimpan perhiasan di kotak khusus dengan bantalan lembut. Idealnya, setiap perhiasan memiliki ruang terpisah agar tidak saling bergesekan.
Langkah ini sederhana, tetapi sangat efektif untuk mencegah goresan dan menjaga kondisi emas tetap optimal.
Untuk memahami lebih dalam tentang emas, Anda bisa membaca panduan lengkap investasi emas yang telah kami rangkum.
Itulah penjelasan singkat dari Ruang Finansial tentang penyebab kadar emas berkurang dan cara pencegahan yang bisa anda lakukan. Semoga bermanfaat!
Disclaimer
Artikel ini disusun berdasarkan referensi dari sumber terpercaya dan lembaga resmi di bidang logam mulia. Informasi yang disajikan bertujuan untuk edukasi dan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi pembelian.
Referensi:
Treasury. “Berat Perhiasan Emas Berkurang? Inilah 3 Penyebab Utama Berat Emas Berkurang dan Cara Mengatasinya!” Treasury, 27 Feb. 2025, www.treasury.id/berat-perhiasan-emas-berkurang-inilah-3-penyebab-utama. Diakses 1 Mar. 2026.
OCBC. “Ini 3 Hal yang Menjadi Penyebab Kadar Emas Berkurang, Catat!” OCBC Indonesia, 13 Feb. 2023, www.ocbc.id/id/article/2023/02/13/penyebab-kadar-emas-berkurang. Diakses 1 Mar. 2026.
Michael Liu M.Ec.Dev adalah analis ekonomi dan praktisi strategi bisnis dengan pengalaman lebih dari 7 tahun dalam riset pasar, analisis kebijakan ekonomi, serta pengembangan strategi pertumbuhan usaha. Ia fokus membahas ekonomi, finansial, investasi, dan dinamika pasar Indonesia secara berbasis data dan referensi resmi.
